Lebih dari 600 wanita Saudi dilaporkan telah tertular AIDS dari suaminya. Kebanyakan dari mereka tidak menyadari infeksi virus mematikan tersebut setelah mereka memiliki anak, seorang dokter Saudi mengatakan.
Sana Filimban, kepala Asosiasi Amal Saudi untuk korban AIDS, mengemukakan bahwa Arab Saudi memiliki 1233 kasus AIDS di tahun 2012, termasuk 431 warga Saudi dan 802 ekspatriat (orang yang telah melepaskan kewarganegaraannya).
Filimban mengatakan kepada surat kabar Okaz bahwa yang kebanyakan dari pengidap AIDS adalah laki-laki dibandingkan perempuan, dengan rasio satu wanita berbanding lima pria.
“Lebih dari 600 perempuan Saudi telah terinfeksi AIDS oleh suami, tanpa sepengetahuan mereka. Banyak dari mereka sadar telah mengidap penyakit ini setelah mereka memiliki beberapa anak,” kata Filimban.
“Saya menyerukan kepada semua perempuan Saudi yang sudah menikah untuk melakukan tes medis sebelum kehamilan atau setidaknya pada tahap awal kehamilan sehingga infeksi tidak akan diteruskan ke bayi.”
Sana Filimban, kepala Asosiasi Amal Saudi untuk korban AIDS, mengemukakan bahwa Arab Saudi memiliki 1233 kasus AIDS di tahun 2012, termasuk 431 warga Saudi dan 802 ekspatriat (orang yang telah melepaskan kewarganegaraannya).
Filimban mengatakan kepada surat kabar Okaz bahwa yang kebanyakan dari pengidap AIDS adalah laki-laki dibandingkan perempuan, dengan rasio satu wanita berbanding lima pria.
“Lebih dari 600 perempuan Saudi telah terinfeksi AIDS oleh suami, tanpa sepengetahuan mereka. Banyak dari mereka sadar telah mengidap penyakit ini setelah mereka memiliki beberapa anak,” kata Filimban.
“Saya menyerukan kepada semua perempuan Saudi yang sudah menikah untuk melakukan tes medis sebelum kehamilan atau setidaknya pada tahap awal kehamilan sehingga infeksi tidak akan diteruskan ke bayi.”
Filimban mengatakan rata-rata pengidap HIV Saudi berusia antara 15 sampai dengan 49 tahun. Dan 96 persen dari mereka tertular virus melalui hubungan seksual. Sebagian besar korban yang tersisa terinfeksi akibat penggunaan obat atau jarum yang sudah terkontaminasi. Jadi berhati-hatilah dan selalu waspada.

No comments:
Post a Comment